Berawal dari pengalaman salah satu siswa SMA 2 Palangkara yang bernama Yazid.
Yazid adalah seorang pemuda asli dayak yang sering ikut ayahnya ke hutan untuk mencari akar bajakah tersebut
Akar ajaib tersebut digunakan keluarga Yazid untuk neneknya yang mengalami kanker payudara stadium 4
Dalam waktu 2 bulan penyakit yang di derita nenek Yazid sembuh total

Yazid memperkenalkan tanaman akar bajakah tersebut kepada kedua teman nya Anggina Rafitri dan Arsa Aurealya Maharani

Anggina Rafitri dan Arsa Aurealya Maharani bersama guru pendamping kemudian melakukan riset tentang akar tersebut menggunakan seekor tikut putih (mencit)
Dua siswi yang meneliti akar bajakah yaitu Anggina dan Arsa dengan dukungan orang tua ikut serta dalam World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan.
Dengan membawa hasil penelitian akar tersebut mereka berhasi meraih medali emas pada koentisi Life Science, sungguh prestasi yang luar biasa.

Sekarang kita akan bahas lebih dalam tentang Akar Bajakah

Apa itu akar bajakah? Dalam bahasa dayak bajakah artinya “akar-akarah atau akar tunggal”
Bajakah buka species tapi bajakah adalah jenis akar-akaran yang membelit panjang pada pohon di daerah rawa.
Ada banyak jenis tanaman bajakah dan jenis bajakah yang berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit kanker yang hanya penduduk asli yang paham akan tanaman bajakah tersebut.
Beberapa jenis tanaman bajakah yang sering ditemukan di hutan kalimantan adalah :

  • Bajakah Tuba, bersifat beracun yang di gunakan untuk menangkap ikan di sungai
  • Ada juga bajakah yang dapat berbusa saat di pukulkan, biasa di gunakan untuk shampo untuk mencegah kerontokan pada rambut
  • Jenis bajakah lain yang di gunakan untuk mengusir makhluk halus
  • Ada yang digunakan sebagai obat KB
  • Ada Bajakah untuk obat kuat
  • Dan bajakah untuk mengobati penyakit kanker
    Serta masih banyak jenis bajakah tersebut

Berikut untuk membedakan bajakah untuk penyakit kanker dan bajakah lainnya adalah sebagai berikut :

  1. Tumbuh di daerah rawa yang memiliki air kadar asam tinggi
  2. Warna batang kecoklatan
  3. Daun berada di ketinggian
  4. Bagian kulit luar agak kasar
  5. Jika akar tersebut di potong akan keluar air bening yang dapat di minum
  6. Bagian kulit bajakah tidak lengket jika di kupas dengan pisau
  7. Warna batang agak merah dan berpori-pori

Nah sobat itu dia informasi terkait akar Bajakah, jadi berhati-hati saat mencari atau membeli akar tersebut jangan sampai salah pilih.
Akan tetapi baru-baru ini beredar peraturan dari Pemda yang melarang pengiriman segala jenis akar bajakah ke luar Pulau Kalimantan
So mari kita gunakan dengan bijak kekayaan alam Borneo kita ya guys . . .

Baca juga artikel lain nya di Catatan Hisoka . . .


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *